• Selamat Menunaikan Ibadah Puasa & Perubahan Jam Layanan Selama Bulan Ramadhan   • Pemberitahuan Pengenaan Biaya Administrasi Bank Ekonomi   • CBN Luncurkan CBN iControl, Layanan Internet Sehat dan Aman
  NEWS | TECH |JOB |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Hot Topic | Hobbies | LifeStyle | Eccentric | Female First | The Executive Corner | Drinks | Automotive Tips | Bar Jokes | Sex | Consultation |
 
   
LifeStyle  
 




Gatra

Hasil Studi: Kemacetan Lalin Picu Serangan Jantung
LifeStyle Tue, 17 Mar 2009 10:57:00 WIB

Washington - Terjebak kemacetan lalulintas selama satu jam, meningkatkan resiko serangan jantung jadi tiga kali lebih tinggi. Demikian hasil studi ilmuwan Jerman, yang disiarkan laman Internet "American Heart Association", akhir pekan lalu.

Perempuan, pria tua, pasien yang tak memiliki pekerjaan, dan mereka yang memiliki sejarah kejang jantung adalah yang paling terpengaruh oleh kemacetan lalulintas, kata studi tersebut --yang dipimpin oleh Annette Peters, dari Institute of Epidemiology, Helmoltz Zentrum Muchen, Jerman.

"Satu faktor potensial bisa jadi ialah udara buangan yang berasal dari mobil lain," kata Peters. "Tetapi kami tak dapat menyimpulkan sinergi antara stres dan polusi udara yang dapat menjadi tolok-ukur."

Penelitian tersebut disajikan pada 49th Annual Conference on Cardiovascular Disease di Florida oleh American Heart Association.

Para peneliti itu mewawancarai hampir 1.500 pasien yang selamat setelah serangan jantung dan mendapati sebanyak delapan persen pasien serangan jantung dalam studi tersebut berkaitan dengan lalulintas.

"Secara keseluruhan, waktu yang dilalui di dalam setiap jenis angkutan jalan raya (mengendarai mobil, naik angkutan umum atau naik sepeda motor) berhubungan dengan 3,2 kali resiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan waktu yang dihabiskan jauh dari pemicu ini," katanya.

Para peneliti tersebut mengatakan mereka terkejut bahwa perempuan tampaknya berada di dalam kelompok dengan resiko lebih tinggi. "Resiko mereka ialah lebih dari lima kali lebih tinggi," kata Peters.

"Kami tidak yakin mekanisme psikologi apa di balik ini; namun, itu bisa jadi juga disebabkan oleh jumlah perempuan yang lebih sedikit karena kamia hanya mewawancarai 325 perempuan dalam lima tahun," katanya.

Beberapa studi sebelumnya oleh para peneliti memperlihatkan bahwa mereka yang ikut dalam kegiatan yang berat seperti bermain sepak bola atau squash atau melakukan pekerjaan berat seperti melukis di atas kepala atau menyekop salju memiliki resiko lima sampai enam kali lebih besar untuk mengalami serangan jantung hanya dalam waktu beberapa jam.

Sumber: Gatra




Other articles

Tokyo Kota Termahal di Dunia
Fri, 13 Mar 2009 15:11:00 WIB
Mau Lembur? Awas Jadi Gila!
Wed, 11 Mar 2009 14:55:00 WIB
Orang Pesimistis Lebih Cepat Mati
Thu, 12 Mar 2009 11:53:00 WIB

 

 
Senior Berita8 dotcom Kassa9.com DNA Berita
 
Agenda
 
September 2010
SMTWTFS
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930
 
 
62,7

persen remaja Indonesia pernah melakukan hubungan badan atau dalam istilah remaja ML (making love).

(Komisi Perlindungan Anak (KPA))

 
Automotive Tips
 
Tue, 24 Aug 2010 09:23:00 WIB
Tetap Nyaman Berkendara di Bulan Puasa

 
Drinks
 
Tue, 31 Aug 2010 09:26:00 WIB
Le Bissaap

 
Bar Jokes
 
Jagung dan Ayam
Tue, 31 Aug 2010 09:34:00 WIB

Alkisah ada orang gila yang mengira dirinya tuh jagung jadi dia takutttt banget sama ayam. Karena takut banget di makan, tiap kali liat ayam, dia pasti lari terbirit2.